Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Adsterra Itu Sebenarnya Buat Apa? Kenalan dari Nol

“Punya blog, website, atau traffic tapi belum tahu cara menghasilkan uang? Kenalan dulu sama Adsterra.”

Kalau elu baru masuk dunia monetisasi atau digital marketing, mungkin nama Adsterra masih terdengar asing. Padahal konsep dasarnya cukup sederhana. Adsterra adalah platform periklanan yang mempertemukan advertiser yang ingin mendapatkan traffic dengan publisher yang punya traffic dan ingin memonetisasinya. (Adsterra)

Jadi gampangnya begini. Ada orang yang punya bisnis dan ingin produknya dilihat banyak orang. Dia membutuhkan iklan. Di sisi lain, ada orang yang punya website, blog, aplikasi, atau sumber traffic lainnya. Dia punya audiens, tapi ingin traffic tersebut menghasilkan uang.

Nah, Adsterra berada di tengah-tengah kedua kebutuhan tersebut.

Terus siapa yang bisa pakai?

Di Adsterra ada dua posisi yang paling gampang dipahami: Publisher dan Advertiser.

Kalau elu punya website, blog, aplikasi, atau sumber traffic dan ingin mendapatkan penghasilan dari iklan, elu masuk sebagai Publisher.

Misalnya elu punya blog yang setiap hari mendapatkan pengunjung. Daripada pengunjung cuma datang, baca artikel, lalu pergi, elu bisa memasang iklan dan mendapatkan penghasilan berdasarkan aktivitas traffic yang memenuhi ketentuan model iklan tersebut.

Sementara kalau elu punya produk, aplikasi, bisnis, atau campaign yang ingin dipromosikan, elu bisa menjadi Advertiser. Tujuannya adalah membeli traffic untuk mendapatkan audiens atau tindakan tertentu sesuai tujuan campaign.

Jadi jangan sampai kebalik.

Publisher = punya traffic dan ingin memonetisasi.

Advertiser = punya campaign dan ingin mendapatkan traffic.

Terus alur uangnya bagaimana?

Ini bagian yang sebenarnya paling gampang.

Advertiser mengeluarkan budget untuk menjalankan campaign. Campaign tersebut kemudian ditayangkan kepada audiens melalui jaringan iklan.

Publisher menyediakan traffic atau ruang untuk menampilkan iklan tersebut. Ketika iklan mendapatkan tayangan, klik, atau tindakan tertentu sesuai model campaign, publisher bisa mendapatkan penghasilan.

Model pembayaran iklan sendiri bisa berbeda-beda, misalnya CPM, CPC, atau CPA. Jadi jangan menganggap setiap tayangan otomatis punya nilai yang sama. Hasilnya bisa dipengaruhi oleh jenis traffic, negara asal pengunjung, perangkat, format iklan, interaksi pengguna, dan faktor lainnya. (Adsterra)

Makanya kalau elu baru mulai, jangan langsung berpikir, “Traffic gue sekian, berarti pasti dapat sekian.”

Nggak sesederhana itu.

Yang perlu elu pahami justru bagaimana cara mendapatkan traffic yang real, relevan, dan kemudian mengoptimalkannya.

Harus punya website dulu?

Nah, ini yang sering ditanyakan pemula.

Kalau elu punya website atau blog, tentu bisa digunakan untuk monetisasi dengan berbagai format iklan. Biasanya elu mendaftarkan website, memilih format iklan, kemudian memasang kode yang diberikan ke website. (Adsterra)

Tapi kalau elu belum punya website, bukan berarti langsung selesai.

Adsterra juga menyediakan SmartLink atau Direct Link, yang memungkinkan publisher memonetisasi traffic tanpa harus memiliki website. Jadi buat elu yang sudah punya sumber traffic dari media sosial atau sumber digital lainnya, opsi ini bisa dipelajari juga. (Adsterra)

Tapi tetap, jangan menganggap SmartLink sebagai tombol “langsung cuan”. Elu tetap membutuhkan traffic yang nyata dan harus mengikuti aturan platform.

Jadi sebenarnya Adsterra buat apa?

Kalau gue sederhanakan, Adsterra itu adalah tempat untuk mempertemukan kebutuhan iklan dengan traffic.

Advertiser punya uang dan butuh audiens.

Publisher punya audiens dan ingin memonetisasinya.

Adsterra membantu menghubungkan keduanya dalam satu ekosistem.

Kalau elu masih pemula, nggak perlu langsung mikirin strategi yang ribet. Pahami dulu posisi elu: elu punya traffic atau elu sedang mencari traffic?

Kalau punya traffic, pelajari cara monetisasinya.

Kalau punya produk atau campaign, pelajari cara membeli dan mengoptimalkan traffic.

Dari situ baru pelan-pelan belajar soal format iklan, targeting, CPM, CPC, CPA, optimasi, sampai membaca data campaign.

Kalau mau mulai kenalan langsung, elu bisa cek Adsterra.com dan lihat pilihan untuk Publisher maupun Advertiser.


Post a Comment for "Adsterra Itu Sebenarnya Buat Apa? Kenalan dari Nol"

banner